Gedung Sekolah di TTS Roboh Tewaskan Satu Orang Siswa

- Jurnalis

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Soe, NTTPedia.id – Tragedi memilukan terjadi di Desa Nifukani, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, Rabu (18/3/2026) sore.

Sebuah bangunan lama SD Inpres Oepula yang telah lama tidak difungsikan roboh dan menewaskan seorang siswa.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Noldi Kause (9), siswa kelas 1 SD. Ia tewas setelah tertimpa reruntuhan tiang bangunan yang mengenai bagian kepala.

Selain itu, dua anak lainnya turut menjadi korban, masing-masing mengalami luka berat dan luka ringan.

Kapolres TTS, AKBP Hendra Dorizen, menjelaskan peristiwa terjadi sekitar pukul 18.43 WITA.

Saat kejadian, sejumlah anak sedang bermain di sekitar lokasi sekolah.

“Bangunan tersebut sudah tidak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar sejak 2023, namun kerap dijadikan tempat bermain anak-anak,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan saksi, insiden bermula ketika anak-anak bermain sepak bola di halaman sekolah.

Saat gerimis turun, mereka mencari tempat berteduh di bawah bangunan tua tersebut.

Tidak lama kemudian, terdengar suara dentuman keras sebelum bangunan tiba-tiba ambruk.

Warga sekitar yang mendengar kejadian itu segera bergegas memberikan pertolongan dan mengevakuasi para korban dari reruntuhan.

Korban luka berat langsung dilarikan ke RSUD Soe untuk mendapatkan penanganan medis.

Kapolres bersama jajarannya turun langsung ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus membantu proses evakuasi.

Dari hasil penyelidikan awal, bangunan diduga roboh akibat kondisi yang sudah lapuk dimakan usia. Diketahui, bangunan tersebut berdiri sejak 1991 dan sudah tidak layak digunakan.

“Peristiwa ini menjadi perhatian bersama agar lebih waspada terhadap bangunan tua yang berpotensi membahayakan, terutama bagi anak-anak,” tegas Kapolres.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan dan penanganan serius terhadap fasilitas umum yang tidak lagi layak pakai, guna mencegah tragedi serupa di masa mendatang.

Berita Terkait

Yayasan Heart For Timor dan JCDC Hadir Membawa Harapan bagi Anak-Anak Pelosok NTT
Semarak Hari Pendidikan Nasional 2026, Disdikbud NTT Gelar Rangkaian Kegiatan Selama Hampir Sebulan
Refleksi Paskah, Wali Kota Kupang Ajak ASN Tingkatkan Kualitas Pelayanan
LKPJ 2025/2026: Wali Kota Kupang Ungkap Kemajuan SDM, Ekonomi, hingga Infrastruktur
Pemkot Kupang Bantah Undangan Walikota Tel Aviv, Foto Ternyata Rekayasa
Jumlah Penerima Naik 87 Persen, Wali Kota Kupang Soroti Pentingnya Ketahanan Pangan
Dukung Program Prabowo Subianto, Kapolsek Boking Wajibkan Anggota Patroli Pakai Sepeda
Hanya Kepsek SMAN 1 Loli Yang Siap Gulirkan Program OSOP Melki-Johni

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 07:08 WIB

Yayasan Heart For Timor dan JCDC Hadir Membawa Harapan bagi Anak-Anak Pelosok NTT

Rabu, 8 April 2026 - 21:13 WIB

Semarak Hari Pendidikan Nasional 2026, Disdikbud NTT Gelar Rangkaian Kegiatan Selama Hampir Sebulan

Rabu, 8 April 2026 - 15:21 WIB

Refleksi Paskah, Wali Kota Kupang Ajak ASN Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Selasa, 7 April 2026 - 20:19 WIB

LKPJ 2025/2026: Wali Kota Kupang Ungkap Kemajuan SDM, Ekonomi, hingga Infrastruktur

Minggu, 5 April 2026 - 20:30 WIB

Pemkot Kupang Bantah Undangan Walikota Tel Aviv, Foto Ternyata Rekayasa

Berita Terbaru