Ruteng, NTTPedia.id,- Tim SAR Gabungan secara resmi menutup operasi pencarian korban tenggelam di objek wisata Air Terjun Tiwu Pai, Kampung Wontong, Desa To’e, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai. Penutupan dilakukan setelah proses pencarian memasuki hari ketujuh dan telah dilaksanakan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.
Pencarian lanjutan pada hari ketujuh dilaksanakan pada Sabtu, 17 Januari 2026, mulai pukul 10.00 WITA. Tim SAR Gabungan bersama masyarakat setempat melakukan penyisiran di sepanjang Sungai Tiwu Pai sejauh kurang lebih dua kilometer dari lokasi kejadian, termasuk area sekitar air terjun tempat korban diduga tenggelam.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan tersebut, petugas juga mengimbau warga yang bermukim di sepanjang bantaran sungai agar tetap waspada terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu, seperti curah hujan tinggi, angin kencang, serta potensi banjir bandang. Masyarakat diminta segera melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Korban diketahui bernama Armedo W. Jeferson (13), seorang pelajar SMP kelas II, beragama Katolik, yang berdomisili di Asrama Putra Fransiskus Xaverius Ruteng. Korban dilaporkan tenggelam pada Minggu, 11 Januari 2026, saat berwisata di Air Terjun Tiwu Pai.
Selama proses pencarian, tim menghadapi sejumlah kendala, antara lain curah hujan yang tinggi, arus sungai yang deras, serta kondisi air yang keruh akibat banjir. Hingga hari ketujuh pencarian, korban belum berhasil ditemukan.
Operasi pencarian hari ketujuh ini dipantau langsung oleh Bupati Manggarai Heribertus Geradus Laju Nabit, bersama Kasat Polairud Polres Manggarai AKP Yosef Suyitno Soloilur dan Kapolsek Reo IPDA Joko Sugiarto, S.A.P., M.H.
Adapun unsur SAR yang terlibat meliputi Pos SAR Manggarai Barat, Pos TNI AL Reo, Polsek Reo, Koramil 1612/02 Reo, Bhabinkamtibmas Kecamatan Reok Barat, Sat Polairud Polres Manggarai, serta unsur jurnalis.
Setelah dilakukan evaluasi sesuai prosedur, pencarian korban tenggelam di Air Terjun Tiwu Pai secara resmi ditutup oleh Basarnas Maumere melalui Pos SAR Labuan Bajo. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 16.00 WITA dalam keadaan aman dan terkendali.
Pihak kepolisian bersama unsur terkait kembali mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan wisata alam, khususnya di area perairan, guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.(AA)













