Patut Jadi Contoh Desa di NTT, Desa Wisata Golo Loni Raih Juara III Nasional Desa Wisata Nusantara 2025

- Jurnalis

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Borong, NTTPedia.id,- Desa Wisata Golo Loni, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Desa ini berhasil meraih Juara III Nasional Lomba Desa Wisata Nusantara Tahun 2025.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDTT) Yandri Susanto.

 

 

Penghargaan diterima langsung oleh Kepala Desa Golo Loni, Johan B. Okalung, dengan didampingi Wakil Bupati Manggarai Timur, Tarsisius Sjukur, pada puncak peringatan Hari Desa Nasional, yang berlangsung di Lapangan Desa Butuh, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Kamis (15/1/2026).

 

 

Kepala Desa Golo Loni, Johan B. Okalung, mengatakan capaian tersebut merupakan prestasi ketiga yang diraih desanya dalam kurun waktu tiga tahun terakhir pada ajang yang sama.

 

“Pada tahun 2023 Desa Golo Loni berada di peringkat 9 nasional, tahun 2024 peringkat 14, dan pada tahun 2025 berhasil melonjak ke peringkat 3 nasional,” ujar Johan.

 

Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, mulai dari Bupati dan Wakil Bupati, jajaran OPD terkait, pendamping desa, pengurus Pokdarwis, mahasiswa KKN Rana Mese Manise Universitas Gadjah Mada, rekan-rekan media, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan sektor pariwisata Desa Golo Loni.

 

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama. Semoga capaian ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi seluruh masyarakat Manggarai Timur,” katanya.

 

Untuk diketahui, Lomba Desa Wisata Nusantara merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDTT) guna mendorong pengembangan desa wisata berbasis masyarakat.

 

Lomba ini terbagi dalam dua kategori berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM), yakni kategori desa maju/mandiri dan kategori desa sangat tertinggal, tertinggal, serta berkembang.

 

Aspek penilaian meliputi ekonomi desa, sosial budaya, lingkungan, pariwisata berkelanjutan, serta kontribusi desa terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes) melalui pengelolaan aset dan BUMDes.(AA)

 

Berita Terkait

Yayasan Heart For Timor dan JCDC Hadir Membawa Harapan bagi Anak-Anak Pelosok NTT
Semarak Hari Pendidikan Nasional 2026, Disdikbud NTT Gelar Rangkaian Kegiatan Selama Hampir Sebulan
Refleksi Paskah, Wali Kota Kupang Ajak ASN Tingkatkan Kualitas Pelayanan
LKPJ 2025/2026: Wali Kota Kupang Ungkap Kemajuan SDM, Ekonomi, hingga Infrastruktur
Pemkot Kupang Bantah Undangan Walikota Tel Aviv, Foto Ternyata Rekayasa
Jumlah Penerima Naik 87 Persen, Wali Kota Kupang Soroti Pentingnya Ketahanan Pangan
Dukung Program Prabowo Subianto, Kapolsek Boking Wajibkan Anggota Patroli Pakai Sepeda
Hanya Kepsek SMAN 1 Loli Yang Siap Gulirkan Program OSOP Melki-Johni

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 07:08 WIB

Yayasan Heart For Timor dan JCDC Hadir Membawa Harapan bagi Anak-Anak Pelosok NTT

Rabu, 8 April 2026 - 21:13 WIB

Semarak Hari Pendidikan Nasional 2026, Disdikbud NTT Gelar Rangkaian Kegiatan Selama Hampir Sebulan

Rabu, 8 April 2026 - 15:21 WIB

Refleksi Paskah, Wali Kota Kupang Ajak ASN Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Selasa, 7 April 2026 - 20:19 WIB

LKPJ 2025/2026: Wali Kota Kupang Ungkap Kemajuan SDM, Ekonomi, hingga Infrastruktur

Minggu, 5 April 2026 - 20:30 WIB

Pemkot Kupang Bantah Undangan Walikota Tel Aviv, Foto Ternyata Rekayasa

Berita Terbaru