Patok Perbatasan Jadi Pemicu Bentrokan Warga Inbate TTU dan Oecusse RDTL 

- Jurnalis

Senin, 25 Agustus 2025 - 22:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TTU, NTTPedia.id – Bentrokan antarwarga pecah di wilayah perbatasan Indonesia–Timor Leste, tepatnya di Desa Inbate, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (25/8) siang.

Bentrokan itu ditengarai akibat pemasangan patok 100 pilar oleh masyarakat Distrik Oecusse, Timor Leste namun tidak disetujui oleh masyarakat Desa Inbate, Kabupaten Timor Tengah Utara.

“Jadi informasinya ada pembangunan patok 100 pilar yang ada di sektor tersebut. Namun ada masyarakat yang tidak setuju akan pembangunan tersebut,” ungkap Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat, Letkol Arh. Reindi Tristyo Nugroho, Senin (25/08/2025).

Menurutnya, pembangunan patok itu sebenarnya sudah sesuai dengan perjanjian antar kedua belah pihak yakni masyarakat Desa Inbate dan masyarakat Distrik Oecusse, namun hari ini ditolak oleh masyarakat Desa Inbate.

“Yang tidak setuju masyarakat kita (Indonesia). Jadi pembangunan patok itu kadang-kadang ada gilirannya Indonesia, ada juga giliran Timor Leste yang bangun. Ini giliran Timor Leste yang bangun,” jelas Reindi Tristyo Nugroho.

Pasca-peristiwa tersebut, aparat TNI dan Polri memperketat penjagaan di lokasi kejadian. Langkah ini dilakukan untuk mencegah bentrokan susulan, sekaligus menjamin keamanan warga sipil di perbatasan.

Pemerintah Indonesia melalui aparat keamanan juga terus berkoordinasi dengan pihak Timor Leste untuk meredam ketegangan agar tidak meluas.

Berita Terkait

Diduga Lakukan Pornoaksi terhadap Anak, Pria di Fatukoa Diamankan Tim Black Panter Polsek Maulafa
Ganggu Istirahat Warga, Polsek Maulafa Bubarkan Dua Pesta Musik Keras
Terungkap, Dana Penanganan Gempa Flores Terseret Dalam Dugaan Korupsi BNPB
Bupati Sabu Raijua Dilaporkan atas Dugaan Penganiayaan, Insiden Bermula dari Percakapan di Pantai
Kasus Ade Kuswandi Berlanjut ke MA, Kuasa Hukum Soroti Klaim Kerugian Rp152 Miliar
Pencurian Minimarket Beruntun di Kabupaten Kupang, Alfamart Babau Dibobol
Sempat Viral, Pengeroyokan Siswa SMA Efata  di Kabupaten Kupang Berakhir Damai 
SMSI NTT Kecam Dugaan Intimidasi Wartawan NTTHits, Polres TTU Bantah

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Diduga Lakukan Pornoaksi terhadap Anak, Pria di Fatukoa Diamankan Tim Black Panter Polsek Maulafa

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Ganggu Istirahat Warga, Polsek Maulafa Bubarkan Dua Pesta Musik Keras

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Terungkap, Dana Penanganan Gempa Flores Terseret Dalam Dugaan Korupsi BNPB

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Bupati Sabu Raijua Dilaporkan atas Dugaan Penganiayaan, Insiden Bermula dari Percakapan di Pantai

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Kasus Ade Kuswandi Berlanjut ke MA, Kuasa Hukum Soroti Klaim Kerugian Rp152 Miliar

Berita Terbaru