Kupang, NTTPedia.id – Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Nusa Tenggara Timur, Sabtu (29/11/2025) sore.
Saat meninjau bagian dalam SPPG, Dedy mengatakan bahwa dapurnya telah memenuhi standar walaupun baru beroperasi empat bulan ini. Bahkan Dedy memuji menu-menu yang disediakan karena ada unsur kekhasan daerah.
“Ini sudah kita siapkan untuk menjadi kemajuan. Kita diminta untuk membuat menu Nusantara dari 38 SPPG di wilayah 3T yang kita siapkan,” jelasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, Polri bakal bangun 98 SPPG di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T. Hal ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Sedangkan khusus di Provinsi NTT, Polri akan membangun 16 SPPG di wilayah 3T, selain itu untuk SPPG reguler akan dibangun di 12 titik atau lokasi,” ujarnya.
Terkait pengawasan, Wakapolri menyatakan bahwa standar Polri sangat ketat sehingga seluruh produk makanan yang dihasilkan harus melalui standar baku yang ditetapkan, sehingga bisa meminimalisir keracunan.
Sebelum berkunjung ke Kota Kupang, Wakapolri terlebih dahulu meresmikan sistem peringatan dini gunung berapi Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur.















