Soe, NTTPedia.id – Tragedi memilukan terjadi di Desa Nifukani, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, Rabu (18/3/2026) sore.
Sebuah bangunan lama SD Inpres Oepula yang telah lama tidak difungsikan roboh dan menewaskan seorang siswa.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Noldi Kause (9), siswa kelas 1 SD. Ia tewas setelah tertimpa reruntuhan tiang bangunan yang mengenai bagian kepala.
Selain itu, dua anak lainnya turut menjadi korban, masing-masing mengalami luka berat dan luka ringan.
Kapolres TTS, AKBP Hendra Dorizen, menjelaskan peristiwa terjadi sekitar pukul 18.43 WITA.
Saat kejadian, sejumlah anak sedang bermain di sekitar lokasi sekolah.
“Bangunan tersebut sudah tidak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar sejak 2023, namun kerap dijadikan tempat bermain anak-anak,” ujarnya.
Berdasarkan keterangan saksi, insiden bermula ketika anak-anak bermain sepak bola di halaman sekolah.
Saat gerimis turun, mereka mencari tempat berteduh di bawah bangunan tua tersebut.
Tidak lama kemudian, terdengar suara dentuman keras sebelum bangunan tiba-tiba ambruk.
Warga sekitar yang mendengar kejadian itu segera bergegas memberikan pertolongan dan mengevakuasi para korban dari reruntuhan.
Korban luka berat langsung dilarikan ke RSUD Soe untuk mendapatkan penanganan medis.
Kapolres bersama jajarannya turun langsung ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus membantu proses evakuasi.
Dari hasil penyelidikan awal, bangunan diduga roboh akibat kondisi yang sudah lapuk dimakan usia. Diketahui, bangunan tersebut berdiri sejak 1991 dan sudah tidak layak digunakan.
“Peristiwa ini menjadi perhatian bersama agar lebih waspada terhadap bangunan tua yang berpotensi membahayakan, terutama bagi anak-anak,” tegas Kapolres.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan dan penanganan serius terhadap fasilitas umum yang tidak lagi layak pakai, guna mencegah tragedi serupa di masa mendatang.














