OJK dan Ekraf Perkuat Kolaborasi Web3, Dorong Kekayaan Intelektual Jadi Aset Baru

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 16:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, NTTPedia.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) terus memperkuat kolaborasi dalam pengembangan inovasi keuangan digital berbasis Web3 guna mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif di Indonesia.

Komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan strategis kedua lembaga yang berlangsung di Kantor Ekraf, Jakarta, Selasa.

Pertemuan ini menjadi langkah penting dalam mendorong transformasi kekayaan intelektual (Intellectual Property/IP) Indonesia menjadi kelas aset baru yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso, menegaskan bahwa OJK berkomitmen mendukung pengembangan inovasi teknologi sektor keuangan melalui sinergi berkelanjutan dengan Ekraf.

“Kolaborasi antara OJK dan Ekraf mencerminkan sinergi strategis dalam mendorong terciptanya inovasi baru di sektor keuangan digital,” ujarnya.

Adi menjelaskan, implementasi kerja sama tersebut diwujudkan melalui sejumlah program, di antaranya Infinity Hackathon OJK–Ekraf 2025 dan Infinity Accelerator 2026.

Program hackathon tersebut telah menghasilkan berbagai solusi inovatif berbasis Web3, khususnya di bidang pembiayaan, transparansi, dan perlindungan karya kreatif.

Sementara itu, Infinity Accelerator 2026 mengusung tema Unlocking Indonesia’s Intellectual Property as a New Asset Class, yang bertujuan mendorong transformasi kekayaan intelektual menjadi aset yang terverifikasi, terdigitalisasi, dan layak investasi.

Program ini juga berperan menjembatani pemanfaatan teknologi blockchain dengan kebijakan sektor keuangan, guna menciptakan pasar kekayaan intelektual yang lebih likuid dan kredibel.

“Melalui kesinambungan program ini, OJK berkomitmen memperkuat ekosistem inovasi berbasis Web3 dan blockchain untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif, adaptif, dan berdaya saing tinggi di era digital,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, yang menyambut baik kolaborasi tersebut.

Menurutnya, transformasi kekayaan intelektual menjadi kelas aset baru merupakan langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi kreatif Indonesia.

“Melalui kolaborasi dengan OJK, kami ingin memastikan inovasi berbasis Web3 tidak hanya berkembang secara teknologi, tetapi juga didukung kerangka regulasi yang kuat, sehingga memberikan manfaat nyata bagi para kreator dan pelaku industri,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, OJK dan Ekraf juga menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor dalam merumuskan kebijakan terkait teknologi blockchain, aset kripto, serta model pembiayaan digital di sektor ekonomi kreatif.

Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat transformasi ekosistem ekonomi kreatif Indonesia menuju era digital yang inklusif, transparan, dan berdaya saing global, sekaligus membuka peluang baru dalam pemanfaatan kekayaan intelektual sebagai sumber pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Pertemuan turut dihadiri Kepala Departemen Pengaturan dan Perizinan IAKD OJK, Djoko Kurnijanto, Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Ekraf, Muhammad Neil El Himam, serta perwakilan startup peserta program.

Tiga startup, yakni Libere, Invinsible Funds, dan Alterfun, juga mempresentasikan model inovasi mereka sebagai bagian dari penguatan ekosistem inovasi berbasis Web3 di Indonesia.

Berita Terkait

Kemendagri Resmi Berhentikan Bupati Gowa Usai MA Kabulkan Pemakzulan Oleh DPRD Gowa
Tok! Golkar Tetapkan Prabowo Jadi Capres 2029, Gibran Masih Dipertimbangkan
Dua Kali Diguncang Gempa, Penelitii BRIN Sebut  Dua Sesar Aktif di Kabupaten Kupang
Geger Surat Pemakzulan Gibran, Fraksi NasDem: Hoaks
Julie Laiskodat Dorong Keringanan Kredit, Kini OJK Beri Perlakuan Khusus untuk Korban Gempa Flores
62 Gempa Susulan Guncang Sumba Barat Daya, BMKG Catat Kekuatan hingga M4,3
Erupsi Lewotobi Putus Akses Udara, Julie Laiskodat Minta Subsidi Kapal untuk Flores Timur-Lembata
BNPB Ungkap Progres Huntara di 7 Kabupaten Pascagempa M7,7 Flores
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Kemendagri Resmi Berhentikan Bupati Gowa Usai MA Kabulkan Pemakzulan Oleh DPRD Gowa

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Tok! Golkar Tetapkan Prabowo Jadi Capres 2029, Gibran Masih Dipertimbangkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Dua Kali Diguncang Gempa, Penelitii BRIN Sebut  Dua Sesar Aktif di Kabupaten Kupang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Geger Surat Pemakzulan Gibran, Fraksi NasDem: Hoaks

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Julie Laiskodat Dorong Keringanan Kredit, Kini OJK Beri Perlakuan Khusus untuk Korban Gempa Flores

Berita Terbaru