So’e, NTTPedia.id,- Inovasi pelayanan unik dan bermanfaat ditunjukkan jajaran Polsek Boking, Polres Timor Tengah Selatan (TTS), Polda Nusa Tenggara Timur (NTT). Program patroli menggunakan sepeda kini mulai diterapkan di wilayah hukum Polsek Boking sebagai bentuk tindak lanjut arahan Presiden RI.
Di bawah pimpinan Kapolsek Boking, Ipda Albertus Fridus Bere, personel kepolisian aktif melayani masyarakat dengan menggunakan sepeda saat berpatroli. Langkah ini dinilai lebih efektif untuk menjangkau berbagai wilayah, terutama daerah pegunungan dan jalan sempit.
Kapolsek Boking, Ipda Albertus Fridus Bere, mengatakan penggunaan sepeda tidak hanya menghemat biaya operasional, tetapi juga menghadirkan kesan polisi yang lebih akrab, ramah, dan humanis di tengah masyarakat.
“Dengan sepeda, kami bisa lebih leluasa bergerak, bahkan di jalan-jalan kecil, sekaligus mengajak warga hidup sehat dan peduli lingkungan,” ujarnya kepada NTTPedia.id.
Program patroli sepeda ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM), sekaligus mendorong gaya hidup sehat bagi personel kepolisian.
Selain itu, patroli bersepeda dinilai lebih ramah lingkungan karena mampu mengurangi polusi dan emisi karbon.

Sementara itu, Kapolres TTS, AKBP Hendra Dorizen, menjelaskan bahwa patroli sepeda bertujuan meningkatkan kehadiran polisi berseragam di tengah masyarakat secara lebih harmonis.
“Berkeliling dengan sepeda juga menjadi olahraga agar tubuh tetap bugar, sekaligus memudahkan anggota menyapa warga secara langsung, sehingga Polri semakin dekat dengan masyarakat,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa patroli bersepeda tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan arahan Presiden dan wajib dilaksanakan oleh anggota di lapangan. (Ang)














