Akselerasi RSPTN, Undana Dorong Revitalisasi RS Pendidikan Menuju Standar Internasional

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, NTTPedia.id,- Universitas Nusa Cendana (Undana) menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) sebagai pusat layanan kesehatan sekaligus institusi pendidikan klinis unggulan. Komitmen tersebut disampaikan dalam Workshop Revitalisasi RSPTN bertajuk “Penguatan Peran RSPTN dalam Kerangka Sistem Kesehatan Akademik Menuju Rumah Sakit Pendidikan Berkelas Internasional” yang berlangsung di Rumah Sakit Universitas Padjadjaran, Selasa (10/3).

Kegiatan yang merupakan kolaborasi antara Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) dan Asosiasi RSPTN ini dihadiri oleh Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan Undana, Prof. Dr. Paul Gabriel Tamelan, M.Si, yang hadir mewakili Rektor Undana. Turut mendampingi, Direktur RS Undana Dr. Efrisca M. Br. Damanik, M.Biomed., Sp.PA., MM, Dekan Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Hewan (FKKH) Dr. dr. Christina Olly Lada, M.Gizi., serta Koordinator Program Studi Spesialis Obstetri dan Ginekologi dr. Kristian Ratu, Sp.OG.

Dalam pemaparannya, Wakil Rektor II menyoroti sejumlah keunggulan strategis RS Umum Undana. Rumah sakit ini berdiri di atas lahan seluas 3,2 hektare dengan luas bangunan mencapai 1.215 meter persegi serta memiliki lokasi yang strategis dan mudah diakses masyarakat.

Keberadaan RS Umum Undana dinilai menjadi tulang punggung integrasi layanan kesehatan, pendidikan, dan penelitian, khususnya bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran.

“RS Umum Undana didukung oleh tenaga pendidik kompeten yang juga merupakan dosen aktif di Undana. Integrasi antara akademisi dan praktisi medis ini menjadi kunci dalam memberikan pelayanan berkualitas sekaligus mencetak tenaga kesehatan masa depan,” ujar Wakil Rektor II.

Berdasarkan data terbaru, RS Umum Undana diperkuat oleh 146 sumber daya manusia. Komposisi tersebut terdiri dari 23 dokter, termasuk 10 dokter spesialis di berbagai bidang seperti bedah, anak, obstetri dan ginekologi, hingga forensik. Selain itu, terdapat 69 tenaga kesehatan lainnya yang didominasi oleh 50 perawat, serta 54 staf non-tenaga kesehatan.

Meski memiliki fondasi yang kuat, Undana mengakui perlunya akselerasi dalam penguatan sarana, prasarana, dan teknologi kesehatan. Saat ini, sejumlah fasilitas pendukung seperti perpustakaan, ruang diskusi, ruang istirahat koas, hingga akses teknologi informasi telah tersedia secara memadai.

Namun demikian, untuk mencapai standar internasional, pengembangan teknologi medis modern serta peralatan penunjang pendidikan klinis yang lebih komprehensif menjadi prioritas utama.

Melalui langkah revitalisasi ini, RS Umum Undana diharapkan semakin optimal dalam mendukung ekosistem Academic Health System (AHS). Dengan penguatan fasilitas dan teknologi, rumah sakit ini diproyeksikan tidak hanya berfungsi sebagai rumah sakit pendidikan, tetapi juga mampu bersaing di tingkat internasional melalui layanan kesehatan berbasis riset.

Partisipasi aktif Undana dalam forum nasional ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi dengan Ditjen Dikti dan jejaring RSPTN, sekaligus memastikan arah pengembangan rumah sakit berjalan sesuai standar global yang ditetapkan pemerintah.(humas Undana)

Berita Terkait

Perayaan Paskah dan HUT ke-28 GMIT Moria Liliba, Wawali Kupang Soroti Toleransi dan Kepedulian Sosial
OJK Tuntaskan Empat Agenda Reformasi Transparansi Pasar Modal, Perkuat Daya Tarik Global
Tertib di Ruang Digital, Dinas Pendidikan NTT Keluarkan Surat Pemberitahuan Untuk Siswa dan Tenaga Kependidikan 
Kemendagri Paparkan Strategi Peningkatan PAD, Walikota Kupang Dorong Relaksasi Kebijakan
Wali Kota Kupang Wakili 15 Kepala Daerah NTT saat Penyerahan LKPD 2025 ke BPK
Perkuat Resiliensi Bencana, BEM PT Undana Gaungkan Kepemimpinan Perempuan di IWD 2026
Undana Dapat 103 Formasi CPNS 2026, Fokus Tingkatkan Kualitas SDM Akademik
SNPMB Perketat Seleksi, Lokasi UTBK 2026 Diacak dalam Satu Wilayah

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 13:32 WIB

Perayaan Paskah dan HUT ke-28 GMIT Moria Liliba, Wawali Kupang Soroti Toleransi dan Kepedulian Sosial

Kamis, 2 April 2026 - 20:41 WIB

OJK Tuntaskan Empat Agenda Reformasi Transparansi Pasar Modal, Perkuat Daya Tarik Global

Kamis, 2 April 2026 - 12:25 WIB

Tertib di Ruang Digital, Dinas Pendidikan NTT Keluarkan Surat Pemberitahuan Untuk Siswa dan Tenaga Kependidikan 

Rabu, 1 April 2026 - 15:55 WIB

Kemendagri Paparkan Strategi Peningkatan PAD, Walikota Kupang Dorong Relaksasi Kebijakan

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:24 WIB

Wali Kota Kupang Wakili 15 Kepala Daerah NTT saat Penyerahan LKPD 2025 ke BPK

Berita Terbaru