Klaster Kampus, Dosen Faperta Unimor TTU Positif Antigen

- Jurnalis

Selasa, 26 Januari 2021 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kefamenanu, NTTPedia.id – Pandemic Covid-19 sangat menakutkan berbagai pihak. Setelah Klaster Perbankan, Perkantoran dan Sekolah, Pedesaan, kini muncul klaster kampus. Salah satu dosen di Universitas Negeri Timor (Unimor), Timor Tengah Utara (TTU) dinyatakan positif rapid antigen Sars CoV-2.

AT yang merupakan dosen Faperta Unimor ini dinyatakan positif antigen setelah Laboratorium Patologi Klinik rumah sakit Leona TTU melakukan rapid antigen. Rapid antigen ini dilakukan pada tanggal 26/01/2021. Hasilnya AT dinyatakan positif antigen.

Juru Bicara Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten TTU, Kristoforus Ukat ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan hal itu. Saat ini kata dia AT sudah dijemput oleh Satgas untuk menjalani karantina terpusat di Rusunawa, Desa Naiola, Kecamatan Bikomi Selatan.

” Sudah dijemput untuk dibawa ke Rusunawa karena ada gejala. Kayaknya ada gejala sehingga dijemput,” kata Kristo.

Ia mengatakan tim dari Dinas Kesehatan akan melakukan screning awal sebelum dibawa ke tempat karantina. Apabila ditemukan gejala seperti sakit kepala akan ditangani secara medis.

” Unimor sesuai dengan waktu kami jalan kesana, untuk sampai ujian tengah semester mereka kuliah online,” ujarnya.

Sesuai informasi yang dihimpun oleh SP, pasca AT dinyatakan positif antigen, pihak Fakultas Peternakan Unimor langsung bersurat ke Rektorat untuk dilakukan penyemprotan disenfektan. Surat yang ditanda tangani oleh Dekan Faperta, Edurardus Yosef Neonbeni meminta rektorat untuk berkoordinasi dengan pemkab TTU.

Eduardus dalam surat itu meminta Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten TTU untuk melakukan penyemprotan di Fakultas Pertanian dan ruang kerja AT.(AP)

Berita Terkait

Ketua BPD Boti Akui Perdes Masih Uji Coba, Sebut Ada Kekeliruan Prosedur
Warga Boti Merugi Ratusan Juta Akibat Dugaan Perdes Bodong, Warga Sonaf Lapor Polisi
Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta
Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik
Melkias Rumlaklak Tegas Tolak Musprov IPSI NTT di Luar Kupang, Sebut Keputusan Sepihak
Gubernur NTT Kunjungi Keluarga YBR di Ngada, Sampaikan Duka dan Permohonan Maaf
Cuaca Buruk Hambat Pasokan BBM ke Rote Ndao dan Sabu Raijua
Patut Jadi Contoh Desa di NTT, Desa Wisata Golo Loni Raih Juara III Nasional Desa Wisata Nusantara 2025

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 17:56 WIB

Ketua BPD Boti Akui Perdes Masih Uji Coba, Sebut Ada Kekeliruan Prosedur

Rabu, 25 Februari 2026 - 11:16 WIB

Warga Boti Merugi Ratusan Juta Akibat Dugaan Perdes Bodong, Warga Sonaf Lapor Polisi

Rabu, 18 Februari 2026 - 19:21 WIB

Perdes Masih Draf Uji Coba, Warga Suku Boti Mengaku Merugi Ratusan Juta

Senin, 16 Februari 2026 - 19:28 WIB

Akademisi Apresiasi Laporan Kinerja Fraksi PDI Perjuangan DPRD NTT, Dorong Standar Baru Akuntabilitas Politik

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:37 WIB

Melkias Rumlaklak Tegas Tolak Musprov IPSI NTT di Luar Kupang, Sebut Keputusan Sepihak

Berita Terbaru